PASCASARJANA S2 MPI UIN KHAS JEMBER SUKSES GELAR WEBINAR BUDAYA ORGANISASI UNTUK MAHASISWA DAN GURU
JEMBER – Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam (S2 MPI) Pascasarjana Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember sukses menyelenggarakan webinar bertema "Budaya Organisasi untuk Mahasiswa dan Guru" pada Jumat, 26 Juni 2026 lalu. Kegiatan yang mengusung subtopik "Membangun Loyalitas dan Integritas sebagai Fondasi Kinerja Unggul dan Profesionalisme Berkelanjutan" ini berlangsung meriah dan diikuti oleh puluhan peserta dari kalangan mahasiswa dan guru secara gratis melalui platform Zoom Meeting.
Webinar ini menghadirkan dua narasumber kompeten, yaitu Hadi Basuni selaku Direktur Al Furqon Jember yang juga merupakan mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam, serta Irwan Legiyanto yang menjabat sebagai Kepala MIN 3 Situbondo dan juga tercatat sebagai mahasiswa pada program studi yang sama. Keduanya memaparkan secara mendalam konsep loyalitas dalam perspektif manajemen pendidikan Islam serta strategi praktis membangun budaya organisasi yang kuat di lingkungan madrasah, sekolah, maupun perguruan tinggi. Acara yang berlangsung mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta yang aktif bertanya dan berdiskusi sepanjang sesi.
Dalam pemaparannya, loyalitas dimaknai sebagai bentuk kepatuhan dan kesetiaan yang dibangun di atas pengabdian, perhatian penuh, serta keterikatan emosional terhadap organisasi. Seorang pendidik dan tenaga kependidikan yang loyal tidak hanya mencurahkan seluruh kemampuan dan keahliannya, tetapi juga melaksanakan tugas dengan jujur dan bertanggung jawab, menjalin hubungan kerja yang harmonis, serta menjaga citra dan nama baik lembaga tempatnya mengabdi. Lebih dari itu, loyalitas juga menuntut kesediaan untuk berkorban melebihi tuntutan formal, memahami kondisi lembaga secara utuh, menyimpan rahasia organisasi, serta hidup hemat, bersih, dan rapi sebagai cerminan disiplin diri. Ketaatan terhadap aturan dan penghindaran terhadap berbagai jenis pelanggaran juga menjadi bagian tak terpisahkan dari sikap loyal seorang profesional.
Para narasumber juga mengupas secara mendalam enam pilar profesionalisme yang dikenal dengan konsep 6A, yakni Ability atau kemampuan dalam menjalankan tugas, Attitude yang meliputi sikap dan pendirian yang dilandasi keikhlasan, Appearance yang mencakup penampilan fisik yang rapi dan bersih, Attention sebagai wujud kepedulian dan empati terhadap orang lain dan lingkungan sekitar, Action yang menekankan pentingnya bertindak cepat dan tepat tanpa menunda, serta Accountability atau tanggung jawab penuh terhadap proses dan hasil kerja. Konsep ini menjadi kerangka penting bagi setiap individu dalam membangun profesionalisme berkelanjutan di dunia pendidikan.
Kegiatan ini tidak hanya menyajikan kajian teoretis, tetapi juga strategi praktis dalam membangun budaya organisasi yang sehat dan produktif. Para peserta mengaku mendapatkan wawasan baru tentang bagaimana loyalitas dan integritas menjadi modal utama bagi mahasiswa dan guru untuk berkontribusi maksimal bagi kemajuan lembaga pendidikan masing-masing. Webinar ini juga menjadi sarana silaturahmi akademik antar mahasiswa S2 MPI, para guru, dan praktisi pendidikan di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.
Di akhir sesi, penyelenggara menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan dengan penuh antusiasme hingga selesai. Diharapkan webinar ini dapat menjadi langkah awal bagi terciptanya budaya organisasi yang lebih sehat dan profesional di lingkungan pendidikan, serta menginspirasi para peserta untuk terus meningkatkan loyalitas dan integritas dalam mengemban tugas masing-masing. – nanda silsabila herawati




